Friday, May 10, 2019

Babi

Beberapa hari ini, merasa nananina.
Kemudian aku bercerita kepada sahabat.

Lalu dia, si koleris ini, memberi saran kepada si melow (hamba wkwkwk) :
"Nek edan ojo sui2 !"

Bajilakk. Sontak gw tertohok dong. Doi orang jakarte sekarang, jd lu gw - lu gw. Harap maklum!

And then dia ngasih saran lagi buat gw "Minta kekuatan untuk lepas dari dosa. Sampe kapan koe ameh terikat?"
Dia bilang seperti ini karena dia udah mengalami pergumulan yang sama. Dia sudah melakukannya karena Tuhan yang mampukan. Secara diri ga sanggup.

And then dia kasi saran lagi untuk baca di pagi hari "Yesus usir setan ke babi babi" tapi pagi gw uda beredar, kaga fokus. Baru malam ini gw baca.

Gw notice sama ayat ini :
Markus 5:13 (TB)  Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya.

See?
Yesus aja mengabulkan permintaan mereka lho, mereka adalah si iblis iblis gadul singo munyuk asu bajilak itu, babi T.T Apa permintaan mereka? Para roh dari bawah minta kepada Yesus supaya rohnya pindah ke babi babi itu.

Apakah Dia ga sanggup mengabulkan permintaanmu, Mbe? Gw minta lepas dari ikatan macam gini.
Atau jangan2 gw belum minta???
Ah bullshit! Omdo lu Mbe. (knp gw jadi maki2 diri sendiri)

Semoga hamba dengan rendah hati dapat mengakui kesalahan dan dosa. Dan terlebih mohon dengan sungguh2 Tuhan mampukan untuk nananina ini.

Maaf agak 4l4y. Tapi gw ngerasa Tuhan sayang gw. Wek

And then gw notice sama ayat ini lagi :
Markus 5:13 (TB)
"Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!"
(ga ada hubungannya sama nananina di atas sih hehehe) Ayat ini mengingatkan gw akan brother gw, my sibling. Banyak pekerjaan Tuhan yang terjadi atas hidupnya. Tapi sedikit orang yang tau akan kebaikan Tuhan atas hidupnya, jadi MUNGKIN orang2 sukanya memandang menurut pandangan mereka sendiri, terlihat dari cara orang memperlakukannya. Gw jadi sedih! Upil banget dah pokmen, kalo ke rumah ibadah hanya formalitas apa gimanasi. YA REFLEKSI BUAT GW JUGA. SEMOGA HIDUPKU TAK SAMA LAGI SETELAH MASUK RUMAH IBADAH HEHEHEHEHE . "Lha uripku neng donya mung SEDILIT dibanding uripku neng KONO" (kata my sibling, aku pun). Makanya berubah lebih baik. Amin? Amin!
Semoga menemukan persekutuan yang membuat jiwa bertumbuh, saling berbagi dan sharing pekerjaan Tuhan sehingga saling menguatkan gereja. Gereja dalam tanda kutip, bukan gedung gereja.

Yah ini cuma sharing on my mind. Mohon maaf lahir dan batin jika ada penulisan kata2 yg kurang berkenan di hati pembaca. Doakan saya supaya saya terus rendah hati di hadapan Tuhan.

Catatan Simbe

No comments:

Post a Comment