Wednesday, December 14, 2016

... .

Oh Lord! Why do you still love me anyway? Why do you still help me in my distress?

Thursday, November 17, 2016

Kasih Sejati

KASIH SEJATI

Kau t'lah memberi
Terlebih dari yang kusadari
Karena ku melihat apa di depan mata
Namun Engkau sanggup
Melihat jauh ke dalam hati

Kau mengajarku
Satu yang dulu tak kupahami
Bahwa yang terbaik di dalam dunia ini
Telah sejak lama kumiliki

Reff:
Kasih yang sejati lahir dari relung hati
Yang tiada ingin memiliki
Namun selalu membagi

Kasih yang sejati tumbuh dari dasar jiwa
Yang tiada selalu meminta
Namun selalu percaya

Monday, November 14, 2016

ngimpi. mimpi sewaktu bobo (1)

Tiba-tiba ada yang ngomong pake bahasa Jawa, bicaranya terdengar jelas dan bikin terpana...
"Sakjane koe ki mati wingi, tanggal 27."
Spontan ku jawab...
"Lhoh, lha saiki kok isih urip?"
Lalu suara itu terdengar begini...
"Bar tanggal kui, kui ki anugerah."

Kira-kira begitu mimpi pada suatu malam. Beberapa hari sebelum kebaktian istimewa, sebelum November 2016

Sunday, November 6, 2016

Kasih-Mu Tiada Bertepi

Cerahnya mentari pagi
Namun tak lama kan pergi
Indah bulan di malam hari
Itu pun cepat berganti

S'gala yg ada padaku
Tak bertahan s'panjang waktu
Di dunia yang penuh warna
'Kan pudar pada saatnya

Tak satupun yang abadi
Semua hanya datang dan pergi lagi
Namun ku memiliki-Mu Bapa sempurna
Kasih-Mu tiada bertepi

Thursday, November 3, 2016

"Keselamatan" orang upahan

Keselamatan adl murni anugerah Allah

Kita tidak berhak tapi Allah yang memberikan.

NAC 2 november 2016
Matius 20:1-16
Tentang upah. Orang yg bekerja baru sebentar atau udah lama dalam satu hari itu, gaji atau bayaran atau upahnya tetap sama. Kalo nilai duniawi, kita bisa mengusahakan banyak (kebaikan)..., supaya mendapatkan lebih (keselamatan atau mungkin pahala namanya). Beda dengan nilai yang Dia ajarkan, orang yg mengikut Tuhan, Tuhan lah yang berhak memberikan (keselamatan) kepada setiap orang. Itu hak prerogatif Allah.
Mengucap syukurlah ketika kita diberi "pekerjaan" di muka bumi ini, itu adalah ungkapan syukur kita pada Allah. Upahnya Allah yang memberikan. Bagian kita adalah

Efesus 2:8-9 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Firman pengajaran melalui khotbah hari Rabu lalu ~ awesome. Lupa detail lata-kata yang indah. Tapi itu yang didapat.

Sejalan dengan renungan hari ini.

Yang Dibentuk dan Yang Membentuk
Roma 9:19-29

Dalam Roma 9:18, Paulus menyatakan bahwa Allah memiliki wewenang mutlak untuk menentukan siapa yang dikasihani-Nya dan siapa saja yang ditolak-Nya. Semua itu merupakan hak prerogatif Allah. Manusia tak mungkin mempertanyakannya. Kalau ada orang yang mempertanyakannya, Paulus memberikan kalimat retorik yang cukup aneh, namun kemungkinan besar mengena di hati para pembacanya.

Dalam Perjanjian Baru dalam Bahasa Indonesia Sederhana, Paulus berkata, "Apakah boleh pot kembang bertanya kepada orang yang membuatnya, 'Mengapa engkau membuat saya begini?' Tentu saja orang yang membuat pot kembang itu berhak mengerjakan tanah liat yang dipakainya itu menjadi apa saja sesuka hatinya bukan?" (20-21).

Dengan kata lain, mana ada periuk atau belanga kurang puas dengan apa yang diputuskan dan dibuat oleh Sang Panjunan? Dari tanah liat yang sama, Panjunan bisa saja dan berhak menciptakan sesuatu yang mulia atau yang kurang mulia. Kalau bangsa yang sudah dipilih untuk mendapatkan kemuliaan tetap mengeraskan hati, janganlah heran kalau yang tadinya bukan umat malah diberi peluang untuk dijadikan umat-Nya. Dengan mengutip nubuat Hosea dan Yesaya, Paulus hendak mengingatkan warga jemaat di Roma bahwa yang bukan umat Allah diangkat menjadi umat-Nya (25-26); tetapi orang Israel malah hanya sedikit yang diselamatkan (27). Dan kalau yang asli saja dapat dibuang, apalagi kita?

Karena itu, janganlah kita menjadi pongah dan menganggap bahwa kita memang lebih baik dan lebih layak ketimbang orang Yahudi yang menolak Yesus. Kita diberi kesempatan menjadi anak-anak Allah justru karena ketegaran tengkuk dan kekerasan kepala bangsa Israel.

Kita selamat bukan karena kita layak atau memiliki hak diselamatkan, tetapi keselamatan itu semata-mata anugerah Allah. Panggilan kita saat ini adalah memelihara keselamatan yang telah kita terima. Sebab, mengabaikan keselamatan itu mungkin akan membuat kita bernasib sama seperti orang Israel! [CC]

Semangat Simbe! Adalah bodoh untuk tidak mengucap syukur!

Wednesday, October 26, 2016

Aku kudu piye? Aku harus bagaimana?

Dapet share dari grup bbm. Buat KAMU, iya kamuuu (dan aku) yang mungkin sedang bingung harus bertindak bagaimana menghadapi hal ini dan itu. Menghadapi pergumulan tentang pasangan hidup (semangat ya! yg terbaik), pekerjaan, menghadapi orang yang sulit, dan lain sebagainya. Semoga kita sama-sama belajar, berproses di dalamnya. We need God in it. <3

SEKARANG BAGAIMANA?

Bacaan: 2Tawarikh 20:1-17..lanjutkan baca kisahnya, berikutnya
NATS: Kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu (2Tawarikh 20:12)

Selama bertahun-tahun mengajar di sebuah SMP yang memiliki amat banyak siswa, saya biasa berujar (dengan sedikit bercanda) bahwa doa pagi saya adalah 2Tawarikh 20:12 -- "Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu."

Namun ketika Yosafat, Raja Israel mengucapkannya, ia sedang berhadapan dengan masalah hidup atau mati. Saat gabungan pasukan musuh berderap menuju Yerusalem, rakyat Yudea berkumpul untuk memohon bimbingan dan pertolongan Allah (ayat 13).

Dalam masa-masa menakutkan karena kekacauan dan perubahan, kita perlu berdoa, "Tuhanku, apa yang Kaukehendaki saat ini?" Dan seperti Raja Yosafat, sebaiknya kita mengawali doa dengan pujian kepada Bapa yang berdaulat dan penuh kuasa di surga (ayat 5-9).

Allah bersabda kepada raja dan rakyatnya, "Jangan kamu takut atau terkejut ... sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah. Besok haruslah kamu turun menyerang mereka .... TUHAN akan menyertai kamu" (ayat 15-17).

Dalam keadaan tertekan dan situasi yang membingungkan, mungkin kita akan berkata dengan cemas, "Sekarang bagaimana?" Akan tetapi, apabila kita menatap Tuhan dan memercayai pemeliharaan-Nya, kecemasan kita akan diganti dengan kedamaian -DCM


IMAN RUNTUH BILA MUNCUL KECEMASAN
DAN KECEMASAN BERAKHIR KETIKA IMAN TUMBUH

Saturday, September 3, 2016

If we hold on together - Diana Ross

Don't lose your way
With each passing day
You've come so far
Don't throw it away
Live believing
Dreams are for weaving
Wonders are waiting to start
Live your story
Faith, hope & glory
Hold to the truth in your heart

If we hold on together
I know our dreams will never die
Dreams see us through to forever
Where clouds roll by
For you and I

Souls in the wind 
Must learn how to bend
Seek out a star
Hold on to the end
Valley, mountain
There is a fountain
Washes our tears all away
Words are swaying
Someone is praying
Please let us come home to stay

If we hold on together
I know our dreams will never die
Dreams see us through to forever
Where clouds roll by
For you and I

When we are out there in the dark
We'll dream about the sun
In the dark we'll feel the light
Warm our hearts, everyone

If we hold on together
I know our dreams will never die
Dreams see us through to forever
As high as souls can fly
The clouds roll by
For you and I

Sunday, August 28, 2016

kasih yang tak bersyarat • unconditionally love

Mazmur 130:3-4 (TB)  Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?
Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.

Psalms 130:3-4 (ESV)  If you, O Lord, should mark iniquities, O Lord, who could stand?
But with you there is forgiveness, that you may be feared.

Thank God!
(Mungkin) kita seringkali sulit melupakan kesalahan orang lain. Lebih sering, menyimpan kesalahan bahkan disimpan terus menerus. Entah sampai kapan.
Hmmh. Pernah merenungkan, saat aku "sehat" :)) ternyata menyimpan kesalaham orang lain secara terus menerus itu adalah suatu hal yang sia-sia atau rugi. Rugi pemikiran, rugi tenaga, hidup jadi ga produktif karena hanya memikirkan kesalahan orang lain.
Jadi ingat Firman bahwa Tuhan tidak mengingat kesalahan manusia. Manusia yang percaya kepadaNya. Sepertinya ada ayat selain ayat di atas. Tapi saya ga nemu ayat yang mana.
Dalam hal ini....... Kagum oleh karena perbuatan-Nya, kasih-Nya, tindakan-Nya, yang out of the box. Seperti Seorang Sahabat yang memberikan nyawa-Nya bagi sahabat-sahabat-Nya. Hanya oleh kasih karunia saja, kita diampuni. Kesalahan dilupakan-Nya.

Jadi, kalo sampai saat ini, saya atau teman2 bisa hidup, semata-mata hanya oleh karena kasih karunia Allah saja.

Pray: Oh dear Lord, thank You for Your unconditionally love. Please teach me to forgive others like Jesus do. I can do this by Your grace only. Amen

Tuesday, August 9, 2016

Memberikan yang Terbaik Buat Tuhan

"Tumbuhkan imanmu dengan memberikan yang terbaik buat Tuhan. Kalo pemikiranmu rendah, berarti kamu gak beriman."
"Memberikan yang terbaik buat Tuhan. Apapun itu, misal memberikan korban persembahan, membantu pekerjaan Tuhan, dan lain lain."
"Memberikan yang terbaik buat Tuhan dengan memberikan kasih lewat hidupmu. Mengalir aja. Gak usah direncanakan. Berdoa bergumul. Langkah yang kamu lewati, tetaplah dasarnya hukum kasih. Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu........ dan Kasihilah sesamamu...."

Ah lupa kata2 yang pasti, yang ito hasian ucapkan di mobil dalam perjalanan pulang tadi.

~merenung

Indeed. T︵T satu kata: TERTOHOK.
Semoga ke depan semakin menjadi pribadi yang lebih baik. Amin.

Sunday, August 7, 2016

Has been taken

Ini adalah salah satu bagian dari proses yang harus dilewati. Perjalanan masih panjang dalam menggapai tujuan.

"Tangan yg berlipat" sangat menolong dan memberi kekuatan bagi kami.

Sekian dan terima kasih. Curhatan hari ini. Mohon dukungan dan doa restu. Tuhan memberkati! 😊

Monday, May 23, 2016

Jatuh cinta

https://www.instagram.com/p/BFv74k8qdr9/

Click👆👆👆

Hidup dan segala sesuatu di dalamnya adalah anugerah. Yup!

Anugerah adalah ketika bisa mengalami jatuh cinta. Mengapa aku menyebutnya anugerah? Karena (bisa jadi) ga semua orang bisa mengalami seperti apa itu jatuh cinta. Atau ada juga orang yang sulit jatuh cinta. Masa' sih adaa? Iyaaaa. Aku.... Hahaha. Mbuh ngopo. Rasanya sulit aja jatuh cinta. Kalo suka sih, ya jelas pernah, atau mengagumi seseorang. Tapi ga sampai jatuh cinta, sampek ke daaaaallllleeemmmm hati bgt gituh 💓😁

Ada empat jenis cinta atau kasih yang pernah ku dengar:
Agape ---- cinta tanpa syarat, seperti cinta Tuhan kepada kita, atau sebaliknya
Eros ---- cinta kepada lawan jenis
Filia ---- cinta kepada sahabat
Storge ---- cinta kepada saudara
~penjelasan tidak utuh! Googling we 😁

Cinta kasih AGAPE. Aku menyebutnya kasih mula-mula kepada Pemilik Kehidupan. Kisah itu datang dari atas. Dan setiap orang memiliki kisah dan ceritanya sendiri-sendiri. Bersyukur bisa mengalaminya. Mengalami....menyadari....bahwa ternyata hidup ini bukan lagi milikku sendiri, tapi milik Tuhan, yang sudah hidup mati dan bangkit-Nya bagiku(mu). Jadi kalo masih diberi hidup dan nafas sampai detik ini, itu adalah milik-Nya dan kembali pada-Nya, bagi kemuliaan-Nya (AMIN). Kasih mula-mula ini yang membuatku bertahan, yang mengingatkanku tentang kasih-Nya padaku., terutama ketika aku sedang merasa kacau. Dari mulai jarang ke gereja, rajin ke gereja, labillll, mlipirrrrr, dan sebagainya. Bersyukur pula ada komunitas yang baik di mana aku bisa bertumbuh di dalamNya dan bertemu dengan orang-orang yang baik. Mumumu

Cinta kasih EROS. Eaaaaaaaa. Akhirnya pernah mengalami juga. Sadarnya pun lamaaaaak. "Oh, ternyata aku jatuh cinta. Baru ngerasain. Baru sadar." Baru sadar saat sudah sakit hati. HAHAHA. Pertama kalinya jatuh cinta, di tempat yang tidak tepat. Hmmmh. YOWES. Lelah memendam rasa.
T a p i . . .
Semua ada hikmahnya. Walaupun belum mengalami secara utuh (secaraaaa belum menikah). Salah satu pelajaran yang diambil adalah ketika sudah berdoa, meminta sesuatu kepada Tuhan, dan Tuhan kabulkan,, yaaa kehendak Tuhan itulah yang jadi. Itu yang terbaik. Pada awalnya, aku belum siap menerima jawaban doa yang diberikan. Prosesnya tidak sebentar bagiku, untuk dapat merelakan. Ikhlas.  S e m u a   b a i k .
Harap maklum, belum pernah jatuh cinta eros atau pacaran, sekalinya jatuh cinta ehhh salah panggonan a.k.a salah tempat. Kalau dilihat ke cakupan yang lebih luas, orang lain pun di luar sana pasti juga ada yang pernah mengalami apa yang aku alami bahkan mungkin lebih ekstrim. Ekstrim sakit hatinya. He he he.

S e t e l   k e n d o   m b e

Dan pelajaran lain adalah....
Ternyata jatuh cinta itu bisa juga proses. Bertumbuh. Seperti biji kacang hijau yang ditanam. Tidak langsung tumbuh besar tapi batangnya bertumbuh, dari 0.5cm lalu 1cm dan seterusnya. Ini yang sedang aku alami sekarang. P r o s e s , vrohhh!!! Semoga dipimpin dalam proses ini. 😊💕 amin ya

Cinta kasih FILIA. Hmmm it's you, Ochan a.k.a Hosana. Bertemu ketika berumur 16th di bangku SMA. Sekitar th 2006. Ahh sudah terlalu banyak aku bercerita tentangnya via chat personal, atau medsos lainnya he he. Dari jaman doi masih kucrut, petakilan, hingga kini dia sudah menikah tahun 2015, menjadi ibu-ibu yang semakin bijak dan MEMAHAMI kehidupan. Suka duka jelas ada. Tapi dilalui bersama. Aku pikir ini pun datangnya dari atas. Anugerah. Sebab relasi persahabatan kami, membuat kami semakin dekan dengan Tuhan. Maksudku, fokus hidup (kepada Tuhan).

Cinta kasih STORGE. Yeaaah!!! Setiap hari ditemui. Babe, ibuk, mas. (Dalam keseharian, ga terbiasa manggil mas. Wis kebiasaan. Kekuk manggil mas, kak). Keluarga yang benar-benar mengalami proses-Nya. Dari nol. Semuaaa di luar dugaan. Banyak pelajaran yang di dapat! Bersyukur aku ada di dalamnya, mereka yang mengalami dan mengajarkan kasih Tuhan. Ohhhh. Suka duka, JELAS ada. Bagaimana pun mereka, mereka awesome. Nano nano ramai rasanya. Aku gabisa milih lahir di mana. Tapi satu hal yang ku tahu dan pasti, Tuhan punya rencana yang indah dan terbaik bagi umat milik kepunyaan-Nya.

Wednesday, May 18, 2016

Kangen

Kangen adalah suatu kondisi di mana bla bla bla

Menurutmu, kangen itu apa? 😁😁😁

Bagaimana Memandang Perbedaan? *hmmmm

Perbedaan itu indah?
Bisa jadi perbedaan itu indah, seperti pelangi. Berbeda-beda warna. Mijikuhibiniu. Indah banget!
Perbedaan itu indah, seperti orang-orang yang berada di sekitarku, berbeda-beda suku. Aku bisa memandang keindahannya. Ternyata, Tuhan menciptakan setiap manusia tidak cuma orang Jawa tok. Haha
(Post di atas masuk draft bulan Mei 2014. 2tahun lalu. Pheww. Lanjut lagi ahh)
Dan hari ini semacam mendapat jawaban (lagi) dari pergumulan mengenai perbedaan.
Tuhan menciptakan perbedaan. Tapi terkadang manusia tidak dapat memahaminya atau bahkan tidak mau menerima perbedaan yang ada.
1 Korintus 12:13 (TB)  Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.
Paulus mengatakan bahwa kita yang percaya, dikaruniai Roh Kudus yang sama. Satu Roh. "Banyak anggota tetapi satu tubuh." Analoginya, tubuh kita memiliki banyak anggota, seperti tangan, kaki, kepala, dan lain-lain. Setiap anggota memiliki peranan masing-masing. Tetapi mereka ada di dalam satu tubuh. Dia, Tuhan, mengaruniakan karunia yang berbeda-beda kepada setiap orang percaya. Semuanya pasti untuk kemuliaan bagi Sang Pencipta, yang menciptakan manusia itu.
Tak perlu kita memandang perbedaan atau membanding-bandingkan, tetapi hendaknya memandang kesamaan yang ada, yaitu Satu Roh. Kita ada di dalam satu Roh, yang membuat kita bersukacita di dalam lingkup orang percaya. Sebab Roh Kudus adalah karunia-Nya yang berharga bagi kita. MANUNGGAL. Satu kata yang warbyasak. Semoga kita selalu manunggal dalam Allah Roh Tri Tunggal. Kita ada dalam Dia. Dia ada dalam kita. Amin
Saat menghadapi pencobaan, berikan hati yang luas untuk Roh Kudus sehingga roh lain tak memiliki tempat dalam hati kita. Sulit memang jika dilakukan dengan kekuatan dan akal pikiran sendiri. Aku mengakuinya... Bagianku adalah mengakui kelemahan, saat di mana aku mudah jatuh, dan memberikan ruang bagi-Nya untuk bekerja dalam jiwaku, pastilah Allah Roh Kudus akan bekerja sepenuhnya. (Amin)

Toko Cat

"Mas, beli cat BLA BLA BLA."
"Ditunggu ya mbak, biar di oplos dulu."
"Iya, mas."

. . .

(Krik krik. Lama adek nunggu cat dioplos, bang)

. . .

"Masnya nggak konser?"
"Ya??"
"Konser... Masnya mirip Adam Sheila on 7." 😄 (aselilah muka awak pun malu pula bilang begitu. Terungkapkan sudah! Drpd dipendam dlm hati terlalu lama. HALAH)

. . .

(PECAAAAH.  Ice breaking pun terjadi) kami berdua terlihat ngakak. Malu. Isin. Mesam mesem.

. . .

"Saya bercanda lho Mas." (becanda yg serius. 😄)
":) -sambil menundukkan kepala."

Bersyukur ada hiburan ❤